Leo Sukardi, Sang Singa Voli Tarkam dari JogjaLeo Sukardi, Sang Singa Voli Tarkam dari Jogja
Spread the love

Bantul- Menurut Wisnu Basuki, Leo Sukardi di voli tarkam sudah meraih 9 gelar juara dalam 2 bulan terakhir. Tiga kali berturut-turut menjuarai tiga seri Liga Voli Bantul: Mondholiko Cup, MG Cup, dan Butuh Kidul Cup bersama Sekar Langit. Ini adalah prestasi yang luar biasa bagi seorang pemain.

Semua pandemen voli tarkam sudah mengenalnya, sejak 2010 penonto selalu menantikan spike-spike kerasnya di lapangan. Ada jadwal Leo Sukardi main dimana, penonton pasti memenuhi stadion.

Awal Leo Sukardi Main Voli Tarkam

Sang Singa, julukan Leo Sukardi(30), lahir di Bantul, 11/01/93, posturnya termasuk pendek untuk ukuran pemain voli; 178cm/70kg.
Leo Sukardi sebenarnya hanya pemain kampung, ia bermain voli di Munthuk Dlingo, sebuah kecamatan di dataran tinggi sebelah Timur kabupaten Bantul.
Beruntung, salah satu pelatih klub Ganevo Jogja menemukannya. Mengajaknya bergabung dengan klub. Dan karena ia jauh dari markasnya Ganevo, ia mendapatkan tumpangan menginap di salah satu pengurus Ganevo.

Asal Nama Leo untuk Sukardi

Karena smes-smes yang tak terbendung, bisa melewati blok-blok pemian yang tingginya melebihi dia, pelatih Ganevo saat itu Sarjono Thowet memberinya julukan Singa/Leo. Sampai sekarang nama Leo Sukardi melekat padanya.

Dan dengan nama Leo, semua pandemen voli di Jogja setuju. Pada zamannya, ia memang tak terkalahkan. Semua lawan diterkamnya, tak peduli senior atau yang lebih tinggi posturnya. Semua dibabat oleh Sang Singa.

Leo Sukardi, Sang Singa Voli Tarkam dari Jogja
Leo Sukardi, (Instagram)

Prestasi Leo Sukardi

Waktu berlalu, ia menunjukkan prestasinya. Di umur 18 tahun, tahun 2011, ia terpilih masuk tim Ganevo di Kejurda Antar klub. Dan di tahun yang sama ia memperoleh predikt MVP di Kejurda Antar Klub DIY 2011. Selanjutnya di 2012 ia masuk lagi di tim inti klub Ganevo.

Di level Propinsi, Leo Sukardi mewakili Bantul dalam ajang Kejurda Antar Kabupaten, Leo mewakili Bantul di 2011 dan 2012. Tidak ingat, Leo lupa Bantul masuk final atau tidak.

Di tingkat nasional Leo Sukardi tergabung di tim Daerah Istimewa Yogyakarta di Kejurnas 2012, di Sentul, Bogor. DIY masuk final waktu itu.

Di level klub tingkat Nasional, Leo Sukardi masuk tim Ganevo di Livoli Divisi 2 di Pacitan, 2019. Sayangnya Ganevo kalah di semifinal. Dan 2022 ia juga masuk tim Ganevo beelaga di Livoli Divisi Utama. Sayang, Ganevo terdegradasi lagi ke Divisi 2 Livoli.

Leo Sukardi Di Voli Tarkam

Sejak prestasinya saat itu, di level tarkam Leo Sukardi merupakan pemain elit. Orang menyebutnya Kwalitas Semifinal. Kwalitas pemain mumpuni yang bisa membawa timnya setidaknya masuk Semifinal.

Leo Suakrdi bukan termasuk pemain penyisihan saat awal lalu diganti saat masuk 8 besar. Leo selalu menjadi leader. Meminpin teman-teman timnya membabat musuh-musuhnya.

Bukan hanya di Jogja, Leo Sukardi menjelajah sekitarnya(Jogja dan sekitarnya); Jawa Timur dan Jateng. Wonogiri, Pacitan, Semarang, Purworejo, dan sekitarnya.

Leo Sukardi Bergabung di PDAM Bantul

Karena prestasinya di voli, ia ditarik di PDAM Bantul. Statusnya adalah pekrja di sana. Ia tergabung bersama Afta Arya Widura dan beberapa lainnya.

Itu tentu saja bisa menjamin masa depannya yang sebentar lagi memasuki masa pensiun dari voli tarkam. Walau ia sendiri tidak tahu sampai kapan akan terus mampu bermain voli, setidaknya memasuki masa pensiun ia sudah punya pekerjaan tetap.

Leo Sukardi juga mengembangkan bisnis ayahnya, bergerak di bidang mebel. Membenahi adnimistrasi dan penjualan. Produknya terlihat di instagram Mebel Jogjakarta, selain di rumahnya Temuwuh Dlingo Bantul juga ada galeri.

Ke depan, Anda bisa melihat aksi-aksinya Leo Sukardi di lapangan, terutama bersama Sekar Langit.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *